INDONESIA TERKEJUT: Iwan Fals Menentang Perusahaan Farmasi dalam Siaran Langsung

“Mereka tidak ingin masyarakat mengetahui metode ini”
Musisi dan tokoh masyarakat Indonesia yang terkenal, Iwan Fals, menjadi pusat perhatian dalam sebuah skandal besar setelah pernyataan yang disampaikannya saat siaran langsung.

Artis yang dianggap oleh jutaan warga Indonesia sebagai salah satu sosok paling jujur dan dihormati di negara ini, secara mengejutkan mengungkapkan masalah kesehatan yang telah lama ia alami serta secara terbuka mengkritik industri farmasi.
Menurut pengakuannya, selama beberapa tahun ia menderita nyeri sendi yang parah, yang secara bertahap mulai memengaruhi bukan hanya kariernya, tetapi juga kehidupan sehari-harinya.

Namun, hal yang paling menghebohkan bukanlah kisah penyakitnya itu sendiri.

Gelombang perdebatan besar justru muncul setelah Iwan Fals mengatakan bahwa ia berhasil memulihkan mobilitas tubuhnya berkat sebuah metode alami yang sederhana, yang belum pernah didengar oleh sebagian besar orang.
“Jika saya mengetahui hal ini lebih awal, saya tidak akan menghabiskan begitu banyak waktu, uang, dan tenaga. Itulah sebabnya hari ini saya tidak ingin lagi diam,” ujar musisi tersebut.
Setelah siaran tersebut, video itu dengan cepat menyebar di media sosial. Para pengguna mulai ramai membahas pernyataan sang artis dan bertanya-tanya: apa sebenarnya yang telah membantu seseorang yang selama bertahun-tahun tidak berhasil menemukan solusi untuk masalah yang dialaminya?

Mengapa seluruh Indonesia mempercayai kata-kata Iwan Fals?

Bagi masyarakat Indonesia, Iwan Fals jauh lebih dari sekadar penyanyi terkenal.

Selama beberapa dekade, lagu-lagunya telah terdengar di seluruh negeri, dan konser-konsernya selalu menarik puluhan ribu penonton. Bagi banyak orang Indonesia, ia telah menjadi simbol kejujuran dan sosok yang tidak pernah takut mengatakan hal-hal yang enggan diungkapkan oleh orang lain.

Karena itulah, setiap pernyataannya selalu mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Berbeda dengan banyak selebritas lainnya, Iwan Fals jarang terlibat dalam kampanye iklan dan hampir tidak pernah membuat pernyataan medis yang sensasional.

Oleh karena itu, ketika sang musisi tiba-tiba mulai berbicara tentang pengalamannya melawan nyeri sendi, jutaan orang menanggapi kata-katanya dengan serius.

Para pengguna media sosial segera mulai membahas kisahnya secara aktif.

“Jika Iwan Fals memutuskan untuk membicarakan hal ini secara terbuka, berarti alasannya benar-benar serius,” tulis banyak orang dalam kolom komentar.

Namun pada saat itu, belum ada yang mengetahui apa yang sebenarnya telah ia lalui selama beberapa tahun terakhir.

Dan justru bagian inilah yang menjadi bagian paling mengejutkan dari seluruh kisah tersebut.
Apa yang disembunyikan Iwan Fals selama 3 tahun terakhir?

Setelah pernyataannya yang menghebohkan, para jurnalis mencoba mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi pada sang musisi dan mengapa ia baru memutuskan untuk membicarakannya sekarang.

Ternyata, masalah tersebut bermula sekitar tiga tahun yang lalu.

Awalnya hanya berupa rasa tidak nyaman biasa pada lutut dan punggung bawah. Iwan Fals sendiri menganggap hal itu sebagai akibat dari usia, perjalanan yang terus-menerus, dan beban kerja yang berkaitan dengan aktivitas manggung.

Namun seiring waktu, kondisinya mulai memburuk dengan cepat.

Menurut pengakuan sang artis, rasa sakit itu semakin sering muncul dan perlahan mulai memengaruhi kehidupan sehari-harinya.

Ia semakin kesulitan menjalani konser yang berlangsung lama, berdiri dalam waktu yang panjang, serta bepergian ke berbagai daerah di Indonesia.

“Awalnya saya pikir itu hanya kelelahan biasa. Kemudian saya menganggap usia mulai berpengaruh. Tetapi setelah beberapa waktu, saya menyadari bahwa masalahnya jauh lebih serius,” ungkap musisi tersebut.

Untuk mengatasi rasa sakit itu, Iwan Fals mulai mencari berbagai bentuk bantuan.

Dalam beberapa tahun, ia telah mencoba puluhan metode yang berbeda:

   - Konsultasi dengan para spesialis.
   - Fisioterapi.
   - Salep dan obat pereda nyeri.
   - Berbagai prosedur pemulihan.

Menurutnya, beberapa metode memang memberikan rasa kelegaan yang hanya bertahan untuk sementara waktu, tetapi setelah waktu yang singkat rasa sakit itu selalu kembali.

Setiap bulan, situasinya menjadi semakin mengkhawatirkan.

“Saya mulai menyadari bahwa masalahnya tidak pernah benar-benar hilang. Saya hanya terus-menerus berjuang melawan akibatnya,” ujar sang musisi.

Masa yang paling sulit baginya adalah ketika masalah tersebut mulai memengaruhi penampilannya di atas panggung.
Beberapa anggota tim artis tersebut mengkonfirmasi kepada para jurnalis bahwa dalam beberapa tahun terakhir ia harus lebih sering mengambil jeda di antara konser-konsernya.

Beberapa perjalanan konser bahkan terpaksa dibatalkan.

Dan waktu yang dibutuhkan untuk pulih setelah tampil di atas panggung menjadi semakin lama.

“Saya tidak pernah takut bekerja keras. Namun suatu hari saya menyadari bahwa saya mulai merencanakan hari-hari saya bukan berdasarkan jadwal konser, melainkan berdasarkan rasa sakit yang saya alami,” ujar Iwan Fals.

Pada saat itulah sang musisi mulai serius memikirkan kemungkinan bahwa suatu hari nanti ia mungkin harus benar-benar meninggalkan panggung.

Bagi seseorang yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk musik, hal itu merupakan pukulan yang sangat berat.

Namun, hal yang paling mengejutkan terjadi kemudian.

Menurut pengakuannya, solusi tersebut datang secara tidak terduga.

Suatu malam, ia secara tidak sengaja menemukan sebuah video dari ilmuwan dan tokoh masyarakat Indonesia yang terkenal, Dr. Quraish Shihab.

Apa yang ia dengar begitu mengejutkannya hingga ia beberapa kali menonton rekaman tersebut.

Dan justru setelah menonton video itulah dimulai kisah yang kini sedang dibicarakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Video yang mengubah segalanya. Mengapa Iwan Fals untuk pertama kalinya berbicara tentang perusahaan farmasi

Menurut pengakuan sang musisi, pada malam itu ia secara tidak sengaja menemukan sebuah wawancara dengan Dr. Quraish Shihab.

Video tersebut telah dipublikasikan beberapa bulan sebelumnya, namun karena alasan yang tidak diketahui, video tersebut tidak mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Dalam wawancara itu, sang dokter membahas sebuah masalah yang memengaruhi jutaan orang, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

Topiknya adalah nyeri sendi kronis.

Namun, bukan hal itu yang paling menarik perhatian Iwan Fals.

Dalam wawancara tersebut, dokter menceritakan kisah keluarganya sendiri.

Menurutnya, beberapa tahun lalu istrinya mulai mengalami masalah serius pada persendian.

Kondisinya terus memburuk secara bertahap.

Awalnya, ia mulai kesulitan berjalan dalam waktu yang lama.

Kemudian muncul kesulitan saat menaiki tangga.

Seiring waktu, aktivitas sehari-hari yang sederhana mulai berubah menjadi tantangan yang berat.

“Kami berkonsultasi dengan berbagai spesialis dan mencoba berbagai metode pengobatan, tetapi tidak ada hasilnya atau hanya bersifat sementara,” kenang sang dokter.

Pada saat itulah ia memutuskan untuk secara pribadi mempelajari berbagai penelitian yang berkaitan dengan perubahan sendi akibat penuaan.

Apa yang berhasil ia temukan ternyata mengejutkan bahkan dirinya sendiri.

Menurut berbagai materi penelitian yang ia jadikan rujukan, sekelompok peneliti dari Korea Selatan selama beberapa tahun telah mempelajari pengaruh komponen alami tertentu terhadap kesehatan persendian.
Yang paling menarik perhatian adalah dua bahan yang telah digunakan selama beberapa generasi dalam praktik tradisional Asia.

Bawang putih.

Dan jahe.

Menurut sang dokter, masing-masing bahan tersebut telah lama dikenal secara luas.

Namun, para peneliti dari Korea Selatan menemukan bahwa konsentrasi tertentu dari senyawa aktif di dalamnya mampu memberikan efek yang jauh lebih kuat daripada yang sebelumnya diperkirakan.

Masalahnya terletak pada hal lain.

Untuk memperoleh jumlah senyawa aktif yang dibutuhkan, seseorang harus mengonsumsi bahan-bahan segar tersebut dalam jumlah yang sangat besar setiap hari.

Dalam praktiknya, hal itu hampir tidak mungkin dilakukan.

Karena itulah para ilmuwan mulai mencari cara untuk menciptakan formula yang lebih terkonsentrasi.

“Saat pertama kali melihat hasil pengamatan tersebut, berulang kali saya memeriksa kembali informasinya. Hasilnya tampak begitu tidak biasa, bahkan bagi saya,” ungkap sang dokter.

Dari situlah muncul gagasan untuk menciptakan formula khusus yang terkonsentrasi, sehingga zat-zat yang dibutuhkan dapat diperoleh dalam bentuk yang lebih praktis dan mudah digunakan.

Belakangan, pengembangan tersebut diberi nama Ovisure.
Menurut Dr. Quraish Shihab, pada awalnya formula tersebut hanya disebarkan secara terbatas kepada orang-orang terdekat dan mereka yang meminta nasihat kepadanya.

Namun, hasil yang muncul mulai menyebar dengan sangat cepat, hingga akhirnya banyak dibicarakan di luar lingkaran terdekatnya.

Bagian inilah yang membuat Iwan Fals menonton video tersebut sampai selesai.

“Ketika saya mendengar cerita dokter tersebut, saya berpikir: jika bahkan setengah dari yang dikatakan itu benar, saya harus mencobanya sendiri,” kenang sang musisi.

Saat itu, ia belum mengetahui bahwa hanya dalam beberapa hari kemudian ia akan mulai merasakan perubahan pertama.

“Dalam satu minggu, saya menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh sedang terjadi.” Hasil yang tidak diduga oleh Iwan Fals

Meskipun telah mendengar semua penjelasan tersebut, Iwan Fals mengakui bahwa ia tidak memiliki harapan yang besar.

Selama beberapa tahun terakhir, ia sudah terlalu sering menghadapi janji-janji yang tidak memberikan hasil.

Karena itu, ketika ia memutuskan untuk mencoba OVisure, satu-satunya tujuannya adalah untuk membuktikan apakah cerita sang dokter benar-benar memiliki dasar yang nyata.

“Sejujurnya, saya cukup skeptis. Jika orang lain menceritakan hal seperti ini kepada saya sebelumnya, saya juga tidak akan percaya,” kenang sang musisi.

Namun hanya dalam beberapa hari, sesuatu terjadi yang membuatnya mulai mengubah pandangannya.

Menurut sang artis, hal pertama yang disadarinya adalah bahwa pada pagi hari ia lebih mudah bangun dari tempat tidur.

Biasanya setelah tidur ia membutuhkan waktu untuk “melonggarkan” persendiannya, tetapi kali ini rasa kaku tersebut terasa jauh lebih ringan.

Beberapa hari kemudian, ia memperhatikan hal lain.

Rasa sakit yang hampir selalu menyertainya mulai berkurang secara bertahap.
“Saya sengaja tidak mengatakan apa pun kepada siapa pun. Saya ingin memastikan bahwa ini bukan sugesti. Tapi setiap hari saya merasa sedikit lebih baik,” ujar Iwan Fals.

Menjelang akhir minggu pertama, perubahan tersebut menjadi cukup jelas hingga mulai disadari oleh orang-orang di sekitarnya.

Anggota tim musisi tersebut mengatakan bahwa ia menjadi lebih mudah menjalani perjalanan, lebih lama aktif, dan jauh lebih jarang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Sang artis sendiri mengatakan bahwa ia mengalami kejutan besar setelah beberapa minggu.

“Pada suatu titik saya menyadari, bahwa selama beberapa jam saya sama sekali bisa tidak memikirkan rasa sakit. Bagi seseorang yang telah hidup dengan kondisi ini selama bertahun-tahun, itu adalah perasaan yang luar biasa.”

Pada saat itulah muncul pertanyaan yang kemudian menjadi alasan pernyataannya yang viral di siaran langsung.

Mengapa metode seperti ini hanya diketahui oleh sedikit orang?

Mengapa jutaan orang terus menghabiskan uang untuk melawan gejala tanpa akhir, tetapi hampir tidak pernah mendengar tentang solusi alami yang dijelaskan oleh dokter tersebut?

“Saya tidak ingin menuduh siapa pun tanpa bukti. Tetapi saya memiliki satu pertanyaan sederhana. Jika orang mendapatkan hasil, mengapa informasi ini tidak tersedia di mana-mana? Mengapa sebagian besar orang mengetahuinya secara tidak sengaja, seperti yang terjadi pada saya?” ujar sang musisi.

Bagian inilah yang memicu reaksi besar di media sosial.

Sebagian pengguna mendukung pernyataan sang artis.

Yang lain meminta penjelasan dari pihak komunitas medis.

Namun hampir semua sepakat dalam satu hal: cerita ini sudah terlalu besar untuk diabaikan.

Sementara itu, para jurnalis memutuskan untuk menghubungi langsung Dr. Quraish Shihab dan meminta penjelasan rinci mengenai apa sebenarnya yang terkandung dalam Ovisure dan mengapa menurutnya formula tersebut dapat menunjukkan hasil seperti itu.

Jawaban sang dokter ternyata jauh lebih menarik dari yang diharapkan.

“Saya mencoba membantu orang yang paling dekat dengan saya.” Apa yang diungkapkan Dr. Quraish Shihab tentang Ovisure

Setelah kisah Iwan Fals menjadi bahan pembicaraan di seluruh Indonesia, para jurnalis menghubungi langsung Dr. Quraish Shihab untuk meminta tanggapan mengenai situasi tersebut.

Sang dokter telah lama menghindari wawancara publik mengenai topik ini, namun kali ini ia bersedia menceritakan bagaimana semuanya benar-benar bermula.

Menurut dokter, alasan di balik penelitian bertahun-tahun tersebut bukanlah kepentingan ilmiah maupun proyek komersial.

Semuanya bermula dari istrinya.

Beberapa tahun lalu, ia mulai mengalami masalah serius pada persendiannya.

Awalnya hanya berupa kekakuan ringan.

Namun kemudian rasa nyeri mulai meningkat.
“Saya melihat seseorang yang selalu aktif perlahan kehilangan kemampuan untuk bergerak dengan normal. Sebagai dokter dan sebagai suami, saya tidak bisa hanya diam menyaksikan hal itu,” ujar Dr. Quraish Shihab.

Menurutnya, pada saat itulah ia mulai mencari informasi di luar rekomendasi medis standar.

Ia mempelajari publikasi ilmiah, laporan medis, serta materi dari berbagai pusat penelitian di berbagai negara.

Dalam proses tersebut, ia menemukan serangkaian observasi dari peneliti Korea Selatan yang meneliti pengaruh komponen alami terhadap perubahan sendi akibat usia.

Yang paling menarik perhatian para peneliti adalah dua bahan yang sudah digunakan di Asia selama ratusan tahun.

Bawang putih.

Dan jahe.

Pada pandangan pertama, hal ini terlihat terlalu sederhana.

Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa zat aktif dalam tanaman tersebut dapat memiliki peran yang jauh lebih besar dari yang sebelumnya diperkirakan.

Masalahnya terletak pada hal lain.

Konsentrasi zat bermanfaat dalam bahan alami biasa terlalu rendah.

Untuk mendapatkan jumlah yang diperlukan, seseorang harus mengonsumsi bawang putih dan jahe dalam jumlah yang sangat besar setiap hari.

Dalam praktiknya, hal ini hampir tidak mungkin dilakukan.

Karena itu, para peneliti mulai mencari cara untuk mengkonsentrasikan zat aktif tersebut sambil tetap mempertahankan aktivitasnya.

“Ketika saya melihat data itu, saya memutuskan untuk memeriksanya sendiri. Saya ingin memastikan apakah hasilnya bisa direplikasi dalam praktik,” ujar sang dokter.

Selama beberapa bulan berikutnya, ia bekerja untuk mengembangkan formulanya sendiri.

Tujuan utamanya adalah menggabungkan komponen aktif dalam satu bentuk yang praktis dengan konsentrasi setinggi mungkin.

Dari situlah lahir formula yang kemudian dikenal sebagai Ovisure.

Awalnya, formula tersebut hanya digunakan oleh beberapa orang terdekat dokter.

Namun lama-kelamaan jumlah pengguna mulai bertambah.

Menurut sang dokter, pada titik itu ia mulai menyadari bahwa hasil yang muncul terlalu konsisten untuk dianggap kebetulan.

Orang-orang melaporkan berkurangnya rasa tidak nyaman, peningkatan mobilitas, dan dapat kembali beraktivitas secara normal.

“Saya tidak pernah berniat menciptakan produk populer. Saya hanya ingin membantu orang yang saya sayangi. Semua yang lain terjadi jauh setelah itu,” ujar Dr. Quraish Shihab.

Namun perhatian besar terhadap Ovisure muncul setelah Iwan Fals secara terbuka menceritakan pengalamannya.

Setelah itu, ribuan orang mulai mencari informasi tentang formula tersebut dan mengajukan pertanyaan yang sama.

Jika metode ini sudah ada selama beberapa tahun, mengapa hampir tidak ada yang mengetahuinya?

Untuk menjawab pertanyaan itu, para jurnalis memutuskan untuk berbicara dengan orang-orang yang telah menggunakan Ovisure dan bersedia menceritakan pengalaman mereka secara langsung.

Apa yang dikatakan orang-orang yang sudah mencoba Ovisure?

Setelah kisah Iwan Fals menjadi viral, redaksi menerima puluhan pesan dari pembaca yang mengaku sudah mengenal Ovisure.

Kami memilih beberapa cerita dan menghubungi para penulisnya secara langsung.

8.1 Nur Aisyah, 63 tahun, Jakarta

“Selama lima tahun terakhir saya tidak bisa naik tangga dengan normal. Setiap pergi ke toko selalu menjadi masalah. Anak perempuan saya terus mengatakan bahwa saya harus lebih banyak beristirahat. Saya mengetahui tentang Ovisure dari seorang teman. Sejujurnya, saya tidak mengharapkan sesuatu yang istimewa. Tetapi setelah beberapa minggu, saya mulai merasakan bahwa saya bisa jauh lebih mudah bergerak. Sekarang, saya kembali berjalan di taman setiap pagi.”

8.2 Agus Santoso, 58 tahun, Surabaya

“Saya bekerja sebagai sopir dan hampir sepanjang hari menghabiskan waktu di balik kemudi. Pada malam hari, punggung dan lutut saya terasa sangat sakit hingga saya hanya ingin berbaring dan tidak bergerak sama sekali. Setelah mencoba Ovisure, situasinya mulai berubah secara perlahan. Sekarang saya bisa bekerja seharian penuh dengan tenang dan merasa jauh lebih baik.”

8.3 Dewi Lestari, 67 tahun, Bandung

“Saya sudah lama mencari solusi dan mencoba banyak sekali cara. Beberapa hanya membantu sebentar, yang lain sama sekali tidak membantu. Perubahan paling menyenangkan setelah menggunakan Ovisure adalah saya bisa kembali berkebun. Bagi sebagian orang itu hal kecil, tetapi bagi saya, bisa kembali melakukan hobi yang saya cintai adalah kebahagiaan besar.”

Apa yang dikatakan Iwan Fals hari ini?

Beberapa minggu setelah siaran yang viral tersebut, para jurnalis kembali menghubungi sang musisi dan meminta komentarnya mengenai reaksi masyarakat.

“Saya bukan dokter dan saya tidak mengajak siapapun untuk melakukan apa pun. Saya hanya menceritakan pengalaman saya sendiri. Tetapi jika bahkan sebagian orang mendapatkan hasil yang sama seperti yang saya rasakan, maka akan salah jika saya tetap diam,” jawab sang artis.

Menurutnya, banyaknya pesan dari orang-orang biasa menjadi alasan utama ia memutuskan untuk terus membagikan pengalamannya secara publik.

“Ketika Anda menerima pesan dari orang-orang di berbagai kota yang berterima kasih atas informasi ini, Anda mulai menyadari bahwa Anda telah melakukan hal yang benar.”

Namun sebelum artikel ini dipublikasikan, kami memutuskan untuk mengajukan satu pertanyaan terakhir kepada sosok yang berada di balik awal mula formula Ovisure — Dr. Quraish Shihab.

Jawaban beliau ternyata sangat sederhana.

Pesan terakhir Dr. Quraish Shihab untuk masyarakat Indonesia

Sebelum artikel ini dipublikasikan, kami meminta Dr. Quraish Shihab untuk menjawab pertanyaan utama yang saat ini diajukan oleh ribuan orang.

Apa yang harus dilakukan seseorang yang menghadapi masalah seperti ini dan ingin mencoba Ovisure?

Menurut sang dokter, hal terpenting adalah tidak menunggu sampai kondisi mulai benar-benar memengaruhi kualitas hidup.

“Sebagian besar orang baru memperhatikan persendian ketika rasa sakit sudah menjadi permanen. Namun semakin cepat seseorang mulai menjaga kesehatannya, semakin besar peluang untuk tetap aktif dalam jangka panjang,” jelas sang dokter.

Ia juga mengonfirmasi bahwa permintaan terhadap Ovisure meningkat beberapa kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.

Setelah wawancara dengan Iwan Fals, jumlah permintaan menjadi sangat besar hingga sebagian batch telah dipesan sepenuhnya bahkan sebelum tiba di gudang.

“Sejujurnya, kami tidak menyangka reaksi seperti ini. Setelah wawancara tersebut, ribuan orang mulai mencari informasi tentang Ovisure. Banyak yang pertama kali mengetahui formula ini melalui kisah Iwan Fals,” ujar sang dokter.

Menurutnya, saat ini produk didistribusikan melalui program distribusi langsung resmi, yang memungkinkan masyarakat memperoleh Ovisure tanpa biaya tambahan dari perantara.

Dalam program saat ini, peserta baru dapat melakukan pemesanan dengan diskon hingga 50%.

Namun dokter memperingatkan bahwa jumlah paket dalam program ini terbatas.

Setelah stok saat ini habis, pendaftaran akan ditutup sementara hingga batch berikutnya diproduksi.

“Saya tidak menyukai janji berlebihan dan tidak pernah memaksa siapapun untuk mengambil keputusan. Tetapi jika Anda sudah lama mencari solusi dan ingin mencoba pendekatan yang sama seperti yang dibicarakan Iwan Fals, sebaiknya jangan menundanya terlalu lama,” ujar Dr. Quraish Shihab.

Hari ini Ovisure tersedia untuk dipesan melalui formulir pendaftaran resmi.

Untuk mengikuti program ini, cukup masukkan nama dan nomor telepon.

Setelah pendaftaran, spesialis akan menghubungi Anda, menjawab pertanyaan, dan membantu pengaturan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia.

Penting

Jumlah paket yang termasuk dalam program diskon terbatas. Setelah batch saat ini habis, pendaftaran akan ditutup otomatis hingga distribusi berikutnya.

Jika Anda ingin mendapatkan Ovisure dengan syarat khusus, silakan gunakan formulir pemesanan resmi di bawah ini.

Periksa ketersediaan Ovisure di wilayah Anda sekarang

👇 Isi formulir dan ketahui apakah program diskon tersedia untuk kota Anda.

PESAN SEKARANG!

899.000 RP

265.000 RP/1 box

Harga hanya 322.000RP/1 kotak jika membeli kombo 3 + 1
Harga hanya 265.000RP/1 kotak jika membeli kombo 4 + 2

Datang

185 Comment

Sorted by

Bagaskoro

Saya membelinya untuk ayah saya untuk digunakan dengan sangat baik dan jauh lebih murah daripada harga botol susu luar negeri. Ayah saya juga mengatakan bahwa rasanya seperti susu biasa dan bebas lemak. Kesehatan meningkat secara signifikan. Orang tua minum susu jenis ini juga sangat baik. Harga bagus, sedang promosi, jadi saya membelinya untuk kakek nenek saya. Setiap orang harus membelinya dan mencobanya!
Like
Comment
87
2 weeks

Ibu Mila

Murah, bagus untuk tulang dan persendian lansia. Mengurangi nyeri sendi di malam hari. Rasanya manis, mudah diminum. Setiap orang harus mencoba!
Like
Comment
53
2 weeks

Annisa

Minum susu ini sudah engga kaku di lengan, enak dan nyaman.
Like
Comment
66
2 weeks
Untuk menerima paket diskon 50% saat membeli langsung di situs web
DAFTAR SEKARANG

KLIK UNTUK MENDAPATKAN DISKON 50% 

SYARAT PENGGUNAAN

KEBIJAKAN PRIVASI